Seminar Nasional Perbankan Syariah Bersama BSM (Bank Syariah Mandiri)

Cileungsi (25/8/202), Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al Wafa mengadakan Seminar Nasional yang mengusung tema Narasi Perbankan Syariah Bagi Pemuda Milenial dengan menghadirkan Ustadz Sapto Budi Satyo, Lc. M.Si  Head of Sharia Compliance PT Bank Syariah Mandiri sebagai pembicaranya.

Seminar dilaksanakan pada hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Mahasiswa Baru STIS Al Wafa Tahun Akademik 2020/2021. Bertempat di Aula Ekonomi Syariah lantai dua kampus STIS Al Wafa Bogor.

“Manusia yang normal akal sehatnya dioptimalkan dengan intelektual yang kuat, badannya ditempa supaya fisiknya kuat dan sehat kemudian rohani batinnya juga ditempa agar keimanan dan ketakwaannya kokoh berdiri. Rezeki sudah ditentukan 50 tahun sebelum kita dilahirkan dan tugas kita ialah menjemputnya dengan cara yang halal dan baik yang dilandasi dengan ketakwaan. Generasi yang unggul harus  memiliki soft skill, hard skill, dan integrity yang jelas terutama diera digital ini.” Ucap Ustadz Sapto.

Mengenal lebih dekat dengan Bank Syariah Ustadz Saptono Budi Satyo memaparkan bahwa tingkat literasi pada Bank Syariah baru ada 8% dibandingkan Bank Konvensional yang mencapai 11%. Banyak asumsi yang mengatakan bahwa Bank Syariah sama saja dengan Bank Konvensional padahal dari segi landasannya pun sudah berbeda. Bank Syariah dan Ekonomi Syariah itu frameworknya adalah dari Quran dan Hadis.

Beliaupun menjelaskan tentang human error atau oknum yang ada di Bank Syariah yang menjadikan banyaknya asumsi seperti itu. Pada zaman Nabi yang sudah dipastikan 100% teorinya syariah pun secara praktek masih mendapatkan adanya human error seperti rentenir.